Setiap hari, orang harus makan untuk mendapatkan sumber energi. Energi dibutuhkan manusia untuk melakukan aktivitas sehari-hari, mulai dari tidur, mandi, membaca koran, jalan kaki, sekolah, bekerja, dan lain-lain. Bahkan orang yang mau marah-marah atau bersedih pun juga butuh energi. Energi dalam makanan disimpan dalam bentuk energi kimia. Sama dengan baterai, energi dalam baterai juga disimpan dalam bentuk energi kimia.
Energi kimia dalam makanan berupa karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan hormone-hormon. Semua jenis komponen ini dibutuhkan oleh tubuh. Karbohidrat merupakan sumber energi utama, fungsi lemak juga merupakan sumber cadangan energi, sedangkan protein merupakan bahan pembangun, dan digunakan tubuh untuk mengganti sel-sel yang rusak.
Vitamin dan mineral digunakan untuk menunjang fungsi metabolism di dalam tubuh manusia. Untuk menghasilkan energi dari bahan-bahan yang terdapat dalam makanan tersebut, makanan dicerna dan diolah lebih lanjut, melalui jalur-jalur pemecahan, seperti jalur glikolisis, silkus TCA, jalur beta oksidasi, fosforilasi oksidatif, dan jalur-jalur pemecahan yang lain.
Energi kimia dalam makanan yang sudah dimetabolisme dalam tubuh dapat dirubah menjadi energi listrik, energi panas, energi cahaya, dan lain-lain. Energi kimia dalam baterai disimpan dalam bentuk ion-ion positif dan negatif. Ion-ion positif dan negatif ini kemudian akan membentuk medan listrik yang akan menghasilkan energi listrik yang kemudian juga dapat dirubah menjadi energi gerak, energi mekanik, energi cahaya, dan lain-lain.
TeLat!!!
16 tahun yang lalu
