
Yang sering ku dengar dari tetangga, teman2, keluarga, cinta itu adalah asal muasal diriku.
Tapi kalo menurut pendapatku and pengalamanku cinta atau bahasa keren nya LOVE adalah the only pain in a sweet cover, ga tau sih kalo pendapat kalian,
Coba pikirin betapa meruginya kita harus memikirkan cinta setiap hari (khususnya orang yang lagi jatuh cinta), berapa banyak waktu yang terbuang cuma buat mikirin yang namanya cinta. Berikut adalah gejala-gejala seseorang yang mulai terinfeksi virus merah jambu ini,
1. Nafas terasa sesak ketika melihat sang pujaan hati dekat dengat lelaki lain
2. Sering merasa halusinasi bertemu sang pujaan saat menjelang tidur
3. Merasa resah sendiri kalo ga da balasan sms dari sang pujaan
4. Wajah memerah saat dekat dengan cewe yang di puja
5. Sering mengigau dengan menyebut nama cewe yang menjadi penular virus tersebut
Menurut ahli (sebenarnya cuma aku sendiri sih), cinta adalah perasaan ikatan batin 2 anak adam, entah itu lawan jenis atau sesama jenis, yang menimbulkan emosi kuat untuk menjalin hubungan asmara, tapi itu cuma berlaku buat orang yang Love each other, tapi kalo buat orang mencintai tanpa di cintai, itu merupkan siksaan fisik and batin luar biasa yang memaksa otak mereka untuk bekerja lebih keras untuk memikirkan sang pujaan, supply oksigen yang seharusnya sebagai bahan utama untuk oksidasi pembuatan energy bagi tubuh lebih banyak menuju otak, karena tubuh menganggap otak lebih memerlukan oksigen lebih, demikian pula kebutuhan glukosa pun akan meningkat buat kerja otak, sehingga hormon-hormon yang berperan akan membawa gula dalam aliran darah menuju ke otak, karena tubuh juga perlu energi untuk daily activity maka dia akan mengambil dari cadangan energi yang di simpan di bawah kulit dalam bentuk lemak, otomatis tubuh akan kelihatan kurus, ga salah kan kalo orang yang lagi patah hati selalu kelihatan lemah, letih, and lesu.
Ku sempat bosan kenapa sih di negara kita selalu cinta yang jadi dominasi utama, enggak di TV, Radio, Musik, semuanya mengatas namakan cinta, kaya ga ada tema lain aja, bahkan acara berita saja iku-ikutan mengusung nama cinta, kaya "Drama Manohara". Mungkin pendapat ini akan di ingkari oleh orang-orang yang sukses di atas nama cinta, yang bisa jadikan cinta sebagai saldo bulanan mereka, sebagai ATM berjalan mereka, de-el-el.
Sebenarnya cinta adalah kisah indah, saling menjaga dan percaya walaupun nipu-nipu dikit, tapi awas..... cinta ga selamanya indah, cinta juga bisa jadi ga indah, badan jadi berantakan, jarang makan, ya jadinya kurus, dekil, bahkan bisa jadi ngomong sendiri.
Kembali kepada topik utama, Cinta adalah indah. Ya mungkin orang-orang yang bisa sukses berpijak di atas nama cinta aja yang bisa bilang kaya githoe, tapi aku juga harus akui kalo ga da cinta aku ga kan bisa menulis tulisan ini, kalo ga da cinta, papah n mamah ku ga mungkin bisa nikah dan kawin, kalo papah sama mamah ku ga kawin, aku bakal ga da di dunia ini, hehehehe.... cukup simple bukan???
Orang yang lagi jatuh cinta pada umumnya juga merasakan sedikit gejala patah hati, jarang makan, jarang ngumpul ma teman-teman, pengennya sendiri aja dengan Hape yang ga pernah lepas dari genggaman tangan dengan kesibukkan smsan atau nelpon sang pujaan hati, sagalanya berubah, semua aktifitas harian selalu pake cinta, makan pake cinta, nonton pake cinta, smsan pake cinta, bahkan buang air di WC umum juga pake cinta. Enak sih... bisa ngirit uang donk, kan segalanya bisa di lakukan dengan satu kode akses yaitu "cinta".
Begitulah kawan-kawan, cinta itu memang penuh misteri, kadang nyakitin, kadang jengkelin, dan sering juga bikin kita pada sinting. hehehe....
Yang jelas kita kudu hati-hati kalo udah berurusan dengan yang namanya CINTA.......